Monday, March 26, 2018

pantoranews/ist
Banda Aceh  (Pantoranews)PT. Pos Indonesia Banda Aceh atas dedikasi meupeppep untuk sosialisasi samsat pos kepada masyarakat Aceh .AKBP H Adnan menjelaskan, Samsat pos lahir untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kenderaan melalui kantor pos  karena kantor pos sudah ada disetiap daerah sampai tingkat kecamatan.

“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengantri membayar pajak kendaraan dan tidak perlu melalui calo sejak samsat pos diresmikan pada tanggal 6 Oktober 2017,” terang AKBP H Adnan.

Ditlantas Polda Aceh terus mengsosialisasikan kepada masyarakat program tersebut, sehingga masyarakat memahami tata cara pembayaran pajak kenderaan melalui kantor pos.

Sementara itu, Kepala PT Pos Aceh Ahmad Saladin mengharapkan pembayaran denda e- tilang dapat dimanfaatkan PT Pos untuk membantu pelanggar yang tidak memiliki kartu atm dan PT Pos dapat menerima denda tilang sampai malam hari.Menurutnya, dalam waktu dekat PT.Pos akan
berkoordinasi dengan Kakorlantas polri untuk menyetujui pembayaran e-tilang mellaui kantor pos sehingga memudahkan masyarakat pelanggar yang berkeinginan membayar denda tilang melalui PT.

PosProgram pembayaran pajak kendaran melalui Kantor Pos baru dilaksanakan oleh dua Polda di Indonesia, diantaranya Polda Aceh dan Polda Jawa Timur yang telah memberlakukan samsat pos. Sedangkan untuk e-tilang Pos, baru Polda Aceh yang menggarap program tersebut. (ril/zjp)
joelpantora

Banda Aceh (Pantoranews): Anggota DPRA, Jamaluddin T.Muku melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Banda Aceh di kawasan Lhong Raya. Saat sidak ditemukan sejumlah alat praktek siswa tata boga dipindahkan ke tempat lain bahkan dibisniskan.

"Saya temukan alat praktek untuk siswa boga sudah pindahkan oleh dinas pendidikan, apalagi didapatkan informasi alat tersebut dibisniskan untuk usaha katering di tempat lain," kata Jamaluddin T.Muku disela-sela sidak, Senin (15/1).

Sejumlah alat praktek aset milik SMK 3 Banda Aceh itu merupakan bantuan dari Jerman untuk penunjang belajar mengajar siswa jurusan tata boga.  Namun, kata Jamaluddin ada sejumlah peralatan dapur yang selama ini digunakan untuk praktik anak-anak jurusan tata boga yang dipindahkan itu berdasarkan surat Dinas Pendidikan Aceh tertanggal 24 Mei 2017.

Dalam surat tersebut, pemindahan digunakan untuk menunjang kegiatan katering haji. Dan peralatan yang dipindahkan akan tersebut diganti dengan pengadaan peralatan baru tahun anggaran 2017.

"Hingga saat ini peralatan tersebut tidak dikembalikan. Peralatan dapur tersebut untuk kebutuhan praktikum anak didik untuk dibisniskan. Ini jelas telah melanggar hukum," tegasnya.

Persoalan ini, kata Jamaluddin sebelumnya telah disampaikan ke Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, bahkan telah memerintahkan dinas terkait segera mengembalikan aset milik SMK negeri 3 Banda Aceh.

"Pak Wagub telah memerintahkan untuk dikembalikan, namun permintaan Wagub tidak ditanggapi dengan serius. Hasil sidak ini akan saya sampaikan lagi ke pak Nova," kata Jamaluddin Muku.

 Jika 41 item aset tersebut tidak dikembalikan, lanjut Jamaluddin pihaknya akan melaporkan perkara tersebut ke polisi agar aparat penegak hukum mengusutnya.

"Saya akan laporkan ke penegak hukum, biar mereka yang mengusut," ujarnya.

Sementara, Kepala sekolah SMK 3 Banda Aceh, Saifullah mengakui saat ini pelajar jurusan tata boga kesulitan dalam melaksanakan praktikum sejak alat-alat tersebut dipindahkan.

    "Jadi sekarang kalau praktek mengunakan alat seadanya sejak kekurangan peralatan di ruang praktikum," ungkapnya.(zjp)


joelpantora

Banda Aceh (Pantoranews) - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PPP Aceh Tgk. Amri M Ali melantik Ilmiza Sa’aduddin Djamal sebagai Ketua DPC dan Fauziah Aziz Sekretaris dan seluruh pengurus  DPC PPP Kota Banda Aceh.

    Pelantikan pengurus DPC PPP tersebut berlangsung di Kantor DPC PPP Kota Banda Aceh, yang dirangkaikan dengan mem peringati  Maulid Nabi Muhammad SAW.
        Pelantikan pengurus DPC juga dihadiri Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE ketua DPC sebelumnya dan juga mantan Walikota Banda Aceh.

    Dalam sambutannya Illiza mengakui, banyak mendapatkan tawaran untuk masuk ke partai politik lainnya selama partai tersebut berkonflik, namun Ia mengaku tetap memilih setia bersama partai berlambangkan Ka'bah yang merupakan partai yang berazaskan Islam.

    “Saya ucapkan terimakasih kepada semua yang telah mengajak saya bergabung, ada juga pengurus PPP yang berencana keluar saat partai ini konflik, namun saya mengajak mereka untuk tetap bertahan di partai ini,” ujar Illiza.

    Sementara itu Ketua DPW PPP Tgk Amri M Ali dalam sambutannya, mengajak Kader PPP agar menjadi contoh teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

    “Keberadaan Kader PPP harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kader PPP harus sederhana, tidak boleh ekslusif, jangan ada jurang pemisah antara kader PPP dengan masyarakat," ungkap Tgk Amri Ketua DPC PPP.

    Lebih lanjut Tgk Amri  juga menjelaskan, kedepan mulai dilakukan penjaringan calon anggota legislatif, baik tingkat DPR RI, DPRA dan DPR kabupaten-kota se-Aceh.

    "Oleh karena itu, kuatkan internal, sesama bacaleg jangan saling mendahului. Mari kita rangkul kembali semua elemen dan komponen masyarakat, sehingga PPP kembali besar di bumi Aceh", pinta Tgk Amri.

    Tgk Amri juga mengingatkan, kepada siapapun yang kedepan terpilih, agar tetap memperhatikan caleg-caleg yang gagal terpilih.

    “Karena, ada juga yang terpilih, namun  tidak pernah melihat temannya yang tidak terpilih. Padahal terpilihnya bukan karena mutlak oleh suara yang diperoleh nya, melainkan berkat suara dari caleg lainnya, ini harus menjadi perhatian bersama,” imbuhnya.

    Sementara itu, Ilmiza Sa'aduddin Jamal ketika diwawancarai usai pelantikan menjelaskan, Alhamdulillah Partai PPP yang pertama dan telah lulus verifikasi faktual.

    "Bersama-sama mereka melakukan verifikasi faktual, mengecek semua data-data yang dibutuhkan, selama sehari penuh, dan hasilnya PPP Banda Aceh dinyatakan memenuhi syarat dan boleh mengikuti Pemilu 2019," ungkap Ilmiza.

    Insyaallah setelah ada keputusan dari KPU pusat, tanggal 17 February 2018 nanti, setelah itu baru kita lakukan rekrutmen, baik di internal maupun eksternal partai.

    "Kita akan buka pendaftaran untuk menjaring putra dan putri terbaik di Kota Banda Aceh nantinya", tuturnya.

    Lebih lanjut Ilmiza juga menjelaskan, dalam waktu dekat ini akan diadakan bimtek kepada kader dan pengurus, agar nantinya mampu melakukan hubungan baik dengan media, peraturan KPU, yang nantinya mampu menyukseskan Pemilu 2019.

    "Sehingga nantinya, benar-benar siap menghadapi pemilu 2019 dan menyukseskan nya", tutup Ilmiza. (zjp/hrs/kal)
pantoranews/ist
Banda Aceh (Pantoranews): Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR)bersama Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (Ipelmasra) Banda Aceh menggelar Maulid Akbar dalam memperingati hari kelahiran  Nabi besar Muhammad SAW,  di Asrama Putri Banda Aceh di asrama putri Nagan Raya, Jeulingke, Banda Aceh,  baru-baru ini.

Perayaan maulid Nabi tahun ini dilakukan sekaligus dengan peresmian asrama puti yang baru selesai di bangun. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini menyebutkan, acara tersebut dihadiri ratusan tamu undangan yang terdiri dari kalangan mahiswa dan pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Banda Aceh dan sekitarnya, Tokoh masyarakat Nagan, maupun Anggota Dewan Perwakilan Aceh yang berasal dari daerah pemilihan setempat, dan masyarakat Nagan yang tergabung dalam IKNR Banda Aceh.

Ketua umum Ipelmasra, Mutawali kepada medianad mengatakan, dengan momen maulid nabi ini, diharapkan kepada teman-teman mahasiswa agar lebih dekat dengan masyarakat, yaitu dengan cara bersilaturahmi.

“Selain itu, Pemerintah Nagan Raya juga sudah mulai membuka ruang terhadap mahasiswa, Ini sesuai dengan slogan pemerintah kita yakni memperkuat agama dan menjaga budaya,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut Mutawali mengungkapkan, dengan momen maulid akbar ini, kami meminta kepada teman-teman mahasiswa supaya  lebih menjaga etika dan akhlak, karena mahasiswa merupakan orang berpendidikan.

“Momen maulid tahun ini sangat kental dengan budaya Nagan Raya, malah sebagian makanan langsung dibawa dari Kampung halaman, yakni dari Nagan Raya. Kali ini, kita memakai adat Hidang khas Nagan Raya, serta telur asin yang langsung dibawakan dari Nagan untuk memeriahkan maulid Akbar ini,” ujarnya.

Masih menurut Mutawali,  yang perlu diketahui, pembangunan asrama putri Nagan Raya yang telah  menghabiskan biaya sebesar Rp7 Milyar tersebut merupakan bantuan tunggal yang diberikan oleh bapak  Abdullah Saleh, yang merupakan anggota DPR Aceh yang maju melalui Partai Aceh.
“Ini bantuan yang di berikan ayahda Abdullah Saleh melalui dana aspirasi,” sebut Mutawali.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya, Jamin Idham dalam sambutannnya juga menyampaikan, sangat bahagia karena dapat berdiri kembali dihadapan keluarga besar IKNR Banda Aceh dan anak-anak yangt tergabung dalam keluarga besar IPPELMARSA Banda Aceh dalam rangka peresmian Gedung Asrama Putri sekaligus dipadukan dengan peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW.


“Dihadapan kita telah berdiri dengan sempurna sebuah bangunan megah, lengkap dengan fasilitas pendukung yang diperuntukan sebagai asrama putri IPPELMASRA Banda Aceh. Pembangunan gedung ini atas inisiatif Tgk. Abdullah Saleh SH, Salah satu putra terbaik Nagan Raya, yang saat ini merupakan Anggota DPR Aceh”, ungkap HM Jamin Idham.

 Melalui dana aspirasi yang beliau perjuangkan sejak tahun 2011,  mulai dari pengadaan tanah hingga selesai bangunan ini, kesemuanya bersumber dari APBA dengan jumlah total anggaran yang dikucurkan sebesar 7 Milyar”, ujar Bupati Nagan Raya.

 “Pada kesempatan ini kasmi atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nagan Raya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tgk. Abdullah Saleh, SH semoga Allah SWT memberikan balasan yang setimpal”, tutur Bupati Nagan Raya.

Kepada para mahasiswa yang menjadi pengguna gedung asrama yang sudah terbangun ini,  hendaknya dijaga dan dirawat bersama seperti merawat rumah sendiri, agar tidak rusak.

“Karena, masih ada adik-adik para mahasiswi lainnya dimasa mendatang yang juga akan menggunakannya. Dengan adanya asrama putri ini, sangat membantu dan menjadi motivasi bagi generasi muda Nagan Raya yang ingin kuliah di Banda Aceh, karena tempat tinggal merupakan persoalan yang harus dipikirkan ketika ingin kuliah ke Banda Aceh”, ujarnya orang nomor satu di Kabupaten Nagan Raya.

Bupati juga menambahkan, bagi yang tidak punya saudara atau keluarga, dengan adanya asrama ini maka, akan menjadi tempat transit untuk sementara waktu. Selanjutnya, mengingat keberadaan asrama putri di Gampong Jeulingke, jadilah bagian dari warga masyarakat Jeulingke, tonjolkan sisi positif kepada warga masyarakat di sekitar asrama, bahwa kita orang Nagan Raya orang yang ramah dan taat akan ajaran agama.

“Kepada bapak dan ibu yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Nagan Raya- Banda Aceh, dalam Kapasitas sebagai orang tua asuh bagi mahasiswa asal Nagan Raya diperantauan. Kami memohon agar dapat selalu memantau kehidupan di asrama, baik itu asrama putra maupun asrama putri”, pinta Bupati.

Dimana harus kita maklumi bersama, kadang-kadang pergaulan muda-mudi sering lepas kontrol yang bisa menyebabkan kegagalan dalam melanjutkan kuliah atau terjerumus kedalam pergaulan bebas, serta terjebak dalam penggunaan narkoba. Namun dengan adannya kontrol dari bapak dan ibu yang dituangkan disini, insya Allah anak-anak yang berangkat dari Nagan Raya ke Banda Aceh dengan tujuan menuntut ilmu akan terselamatkan dan sukses mengejar cita-cita serta harapan orang tua.

“Kepada bapak Geuchik gampong dan masyarakat Jeulingke, kami titipkan putri-putri kami dari Nagan Raya untuk dapat menjadi bagian dari warga Jeulingke, kami memohon kepada orang tua disini agar dapat membina dan mengawasinya, tegurlah mereka bila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan norma yang berlaku”, tutup Bupati. (zjp)

joelpantora

Suka Makmue (Pantoranews) :  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya lakukan kegiatan Yasinan secara bergilir di Kecamatan-kecamatan dalam ruang lingkup di wilayah tersebut. Acara Yasinan itu diawali dari Kecamatan Darul Makmur, di Alue Bilie, baru-baru ini.

Bupati Nagan Raya, H.M.Jamin Idham, SE kepada insan pers mengucapkan alhamdulillah, pada hari ini telah dapat melakukan wirid yasin bersama di Kecamatan Darul Makmur, ini merupakan kegiatan perdana.

"Kami mengapresiasikan kegiatan seperti ini, kepada panitia pelaksana kami berharap, semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan khusyuk dan lancar", ungkap Bupati Nagan Raya.

Sebagai kepala daerah, saya sangat mendukung dan siap membantu jika ada kekurangan dalam kegiatan seperti ini.

“Kami juga berharap, wirid yasin di tingkat gampong juga segera di laksanakan bagi yang belum melaksanakan. Rangkul adik-adik remaja dan muda-mudi, sehingga mereka dapat memperkecil pengaruh kriminal dan narkoba,” ujar H M.Jamin Idham.

Masih menurut Bupati, sebagaimana kita maklumi bersama yang bahwa, Kecamatan Darul Makmur saat ini memiliki banyak persoalan yang terkadang tali silahturahmi pun sudah tidak ada lagi.

“Maka, melalui wirid yasin ini, mari kita perkuat tali silahturahmi, semoga allah memberikan jalan serta kelancaran untuk kita semua dalam melakukan segala aktivitas,” harap bupati.

Bupati meminta perhatian dari Camat untuk memonitor setiap gampong, agar kegiatan keagamaan diberikan dukungan kepada keuchik gampong, karena sama halnya setiap apa yang kita lakukan saat ini diawali dari bawah yaitu di tingkat gampong.

“Oleh karenanya, kami berharap kepada Camat untuk sering turun ke gampong-
gampong, agar dapat melihat secara langsung guna mengetahui bagaimana kondisi masyarakat yang sesungguhnya. Aspirasi dan kebutuhan masyarakat perlu diperhatikan karena pembangunan ditingkat gampong merupakan salah satu upaya yang sangat penting dan
menentukan,” sebut bupati.

Semua keinginan dan harapan, agar dapat terwujud. Untuk itu, kita
meminta kepada Camat Darul Makmur agar mambangun komunikasi yang baik dengan semua lapisan masyarakat dan unsur Muspika Plus, sehingga semua harapan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Kegiatan Yasinan tersebut juga dihadiri Sekda Nagan Raya, TR Johari, para Kepala Dinas, Badan dan Kantor, para Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan para Keuchik Gampong serta ibu PKK dalam kecamatan setempat. (zjp/ril)